Anak Kini Menjadi Sumber Penghasilan, Kata Ketua Menteri Andhra Pradesh

sumber penghasilan - ilustrasi berita Anak Kini Menjadi Sumber Penghasilan, Kata Ketua Menteri Andhra Pradesh

Ketua Menteri Andhra Pradesh, N. Chandrababu Naidu, menyatakan bahwa persepsi terhadap anak tengah berubah, dari yang dulu dipandang sebagai beban menjadi “sumber penghasilan” bagi keluarga. Pernyataan itu ia sampaikan saat menghadiri pertemuan besar orang tua dan guru di sebuah sekolah menengah negeri di Rampachodavaram, distrik Polavaram.

sumber penghasilan - ilustrasi berita Anak Kini Menjadi Sumber Penghasilan, Kata Ketua Menteri Andhra Pradesh

Naidu merujuk pada program bantuan bernama Thalliki vandanam, yang menurutnya menempatkan uang langsung ke rekening ibu untuk setiap anak yang bersekolah. Ia mengatakan program ini membuat keluarga dengan lebih banyak anak menerima bantuan lebih besar, sehingga posisi anak di rumah berubah fungsi ekonominya.

Anak sebagai sumber penghasilan dan skema Thalliki vandanam

Dalam penjelasannya, Naidu menyebutkan bahwa pemerintah mengalokasikan Rs 15.000 ke rekening setiap ibu untuk tiap anak yang sedang bersekolah, tanpa batas jumlah anak. Ia menambahkan bahwa total penyaluran mencapai Rs 10.120 crore setiap tahun untuk sekitar 67 lakh anak. Pernyataan itu digunakan untuk menggambarkan besarnya komitmen fiskal pemerintah terhadap program tersebut meski menghadapi batasan anggaran.

Menurutnya, sistem transfer langsung ini dirancang agar bantuan sampai ke penerima tanpa hambatan. Namun, pemerintah juga mengakui bahwa menata kembali kondisi keuangan negara memerlukan waktu, sehingga upaya tersebut dilakukan sambil menyeimbangkan program kesejahteraan dan pembangunan infrastruktur.

Perubahan di sistem pendidikan dan arus siswa

Naidu menegaskan bahwa pemerintahan koalisi yang dipimpinnya telah melakukan reformasi pada sistem pendidikan negeri. Ia mengklaim adanya peralihan arus siswa, dengan 1,10 lakh murid yang dilaporkan kembali dari sekolah swasta ke sekolah negeri, sebuah angka yang menurutnya menunjukkan peningkatan kualitas layanan pendidikan publik.

Sambil memuji putranya, Nara Lokesh, yang menjabat sebagai menteri pendidikan, Naidu mengatakan perubahan yang terlihat membuatnya yakin Lokesh cocok memimpin sektor itu. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk menyediakan pendidikan berkualitas dan menarik investasi industri besar agar lulusan tidak perlu mencari kerja di tempat lain.

Pendidikan, motivasi, dan perhatian pada kawasan terpencil

Dalam pidatonya, Naidu mengimbau para siswa untuk belajar dengan penuh semangat, bukan sekadar melihat sekolah sebagai beban. “Kami mendorong pembangunan yang akan menciptakan lapangan kerja di industri besar bagi mereka yang mengabdikan diri pada studi selama lima tahun,” ujarnya. Ia juga menyebut anak-anak di wilayah suku sebagai “permata yang belum tergali” yang bisa berprestasi jika diberi kesempatan yang tepat.

Selain itu, Naidu mendorong keterlibatan kedua orang tua dalam pendidikan anak. Ia menekankan bahwa tanggung jawab bersama ayah dan ibu sangat menentukan masa depan anak, dan meminta ayah untuk turut hadir dalam pertemuan orang tua-guru, tidak hanya menyerahkan urusan itu kepada ibu.

Isu fiskal, perekrutan guru, dan program anti-narkoba

Ketua Menteri juga menyinggung kondisi fiskal pemerintahan sebelumnya, menuduh pemerintahan terdahulu menanggung utang besar senilai Rs 10 lakh crore dengan beban bunga hingga 14 persen dan menjaminkan aset negara. Ia mengatakan pemerintah saat ini berupaya menebus aset-aset yang sempat digadaikan dan mengurangi beban bunga, meski proses pemulihan membutuhkan waktu.

Mengenai tenaga kependidikan, Naidu membela proses rekrutmen melalui Mega DSC (District Selection Committee) dan menolak tudingan adanya keterlibatan tidak wajar. Ia menyatakan ada upaya yang menurutnya mencoba mencoreng proses seleksi dan berpotensi menyakiti perasaan guru-guru yang baru direkrut.

Di sela kunjungan, Naidu meluncurkan buku panduan anti-narkoba berjudul “Drugs Vaddu Bro” yang disusun oleh Departemen Pendidikan Sekolah, sekaligus membuka portal web bagi para donor untuk sekolah. Ia dan Menteri Pendidikan berinteraksi langsung dengan siswa, orang tua, dan guru, serta makan siang bersama para murid.

Pada kesempatan itu, Naidu juga memuji tokoh kenegaraan dan menegaskan kerja sama antara dirinya, Perdana Menteri serta Wakil Ketua Menteri Pawan Kalyan untuk memajukan negara bagian. Pernyataan-pernyataan dan peluncuran program diharapkan memperkuat upaya pemerintah dalam memadukan kesejahteraan sosial dan pembangunan ekonomi secara beriringan.