LOYA Qissa kembali mengundang penikmat pengalaman budaya dan kuliner melalui edisi bertajuk ‘An Ode to Craft’. Acara ini menggabungkan kisah, tradisi, dan keterampilan tangan yang menjadi akar inspirasi restoran tersebut, diadakan di ruang LOYA, Taj West End, Bengaluru.

Pada 1 Agustus 2026, tamu diajak menelusuri pertemuan antara seni kuliner dan desain buatan tangan dalam sebuah sesi interaktif yang dipandu oleh para pendiri House of Drip. Perpaduan antara cerita kuliner dan karya kerajinan menjadi fokus utama malam itu, menampilkan bagaimana ide yang sama dapat berekspresi lewat cita rasa dan bentuk fisik.
Loya Qissa dalam Sorotan Publik
Acara ‘An Ode to Craft’ menekankan keyakinan bahwa kerajinan mempertahankan cerita antar generasi. LOYA Qissa menampilkan kolaborasi eksklusif dengan House of Drip—atelier lilin dari Bengaluru—yang membawa tamu masuk ke dalam proses pembuatan lilin artisanal bertema makanan. Setiap karya lilin yang dihasilkan merupakan interpretasi dari menu khas LOYA, menjembatani realitas dan imajinasi.
Pengalaman Interaktif yang Terarah
Dalam sesi praktis tersebut, tamu diajak untuk merancang dan membentuk lilin dengan inspirasi langsung dari kreasi kuliner LOYA. Dipandu oleh pendiri House of Drip, peserta belajar teknik pembuatan lilin, pemilihan wangi dan detail visual sehingga setiap potong menjadi cerminan estetika dan narasi yang mendasari restoran. Pengalaman ini dirancang agar partisipan merasakan proses kreatif yang biasanya tersembunyi di balik produk jadi.
Cerita dan Citarasa dari Kaki Himalaya
Pelengkap program, Grand Chef LOYA, Rajesh Wadhwa, menghadirkan cerita tentang tradisi, selera, dan kisah kuliner dari wilayah kaki Himalaya dan daerah utara India. Narasi Chef Wadhwa memberikan konteks budaya bagi setiap aroma dan bentuk yang muncul selama sesi pembuatan lilin, sehingga tamu dapat melihat keterkaitan antara bahan, teknik memasak, dan warisan lokal yang mengilhami menu LOYA.
Menurut konsep acara, beberapa cerita diturunkan di meja makan antar keluarga, sementara kisah lain dibentuk melalui sentuhan tangan pengrajin. LOYA Qissa menampilkan kedua jalur pewarisan ini sehingga tamu menyaksikan dialog unik antara gastronomi dan seni kerajinan.
Sasaran Audiens dan Nuansa Acara
Acara ini dirancang untuk penikmat yang menghargai pengalaman bermakna, keaslian kerajinan, dan kekuatan bercerita yang abadi. Selain kegiatan membuat lilin, malam itu menjadi panggung penghormatan bagi para pengrajin, tradisi, dan narasi budaya yang terus menginspirasi perjalanan LOYA.
LOYA Qissa bukan sekadar peragaan; ia berupaya menghidupkan kembali hubungan emosional antara makanan, tempat, dan pembuatnya. Dengan menyatukan proses kreatif di dapur dan bengkel, acara menghadirkan pengalaman multisensori yang memperkaya pemahaman tentang asal-usul rasa dan estetika.
Detail acara mencatat tanggal dan waktu pelaksanaan pada 1 Agustus 2026, pukul 16.00–18.00, di LOYA, Taj West End, Bengaluru. Harga tiket dibanderol INR 4.500++ per orang. Untuk reservasi, tamu dapat menghubungi +91 80 6660 5660 atau +91 79075 78474.
Ketika kreasi dan cerita saling bertemu, LOYA Qissa menghadirkan malam yang memungkinkan tamu merasakan bagaimana sebuah gagasan sederhana bisa berkembang menjadi ekspresi melalui rasa dan kerajinan. Bagi mereka yang mencari pengalaman kuliner yang juga merayakan seni tangan, edisi ‘An Ode to Craft’ menawarkan pengalaman yang layak dicatat.
