Anggota DPR Fraksi Partai Golkar sekaligus Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia, Bambang Soesatyo, menghadiri selamatan dan soft opening Sang Dewi Salon & Spa di Jalan Hang Lekiu, Kebayoran, Jakarta Selatan, Rabu (26/8/2026). Dalam kesempatan itu, ia menekankan bahwa bisnis kecantikan kebugaran kini menjadi salah satu sektor yang menjanjikan di tengah kebutuhan gaya hidup modern.

Bamsoet menyampaikan, kebutuhan perawatan diri dan kebugaran bukan lagi sekadar layanan mewah, melainkan bagian dari kebutuhan masyarakat urban. Menurutnya, tren ini membuka ruang besar bagi tumbuhnya usaha baru serta penciptaan lapangan kerja, terutama di kalangan pelaku usaha skala kecil dan menengah.
Bisnis Kecantikan Kebugaran dalam Sorotan Publik
Dalam sambutan singkatnya pada acara soft opening, Bamsoet menilai pelayanan salon dan spa kini semakin beragam dan mampu menjangkau segmen konsumen yang lebih luas. Layanan yang terintegrasi antara perawatan kecantikan dan kebugaran dinilai relevan dengan preferensi masyarakat yang mengutamakan gaya hidup sehat dan penampilan.
Pengembangan layanan yang menyesuaikan kebutuhan konsumen memberikan peluang bagi pemilik usaha untuk berinovasi, baik dari sisi produk, terapi, maupun paket layanan. Hal ini, menurut Bamsoet, bisa menjadi salah satu faktor pendorong tumbuhnya wirausaha baru di sektor jasa personal care.
Peran dalam mendorong wirausaha dan lapangan kerja
Bamsoet menekankan bahwa pertumbuhan usaha salon dan spa berpotensi menciptakan lapangan kerja di berbagai tingkat keterampilan, mulai dari tenaga terampil di bidang kecantikan hingga tenaga pendukung operasional. Ia melihat sektor ini sebagai salah satu penggerak ekonomi lokal yang dapat menyerap tenaga kerja, termasuk bagi pelaku usaha mikro dan menengah.
Menurutnya, bila dikembangkan secara profesional dan berkelanjutan, usaha di bidang perawatan diri dan kebugaran dapat memberi multiplier effect bagi sektor lain, seperti pasokan produk kecantikan, pelatihan tenaga kerja, serta layanan pendukung lain di kawasan komersial.
Makna acara selamatan dan soft opening bagi pelaku usaha
Acara selamatan yang digelar bersamaan dengan soft opening Sang Dewi Salon & Spa mencerminkan tradisi lokal sekaligus strategi pemasaran awal. Momen ini tidak hanya berfungsi sebagai perayaan pembukaan, tetapi juga sebagai kesempatan membangun jejaring dengan masyarakat sekitar dan pelaku usaha lain di kawasan Kebayoran.
Bamsoet mengapresiasi inisiatif pemilik usaha dalam menyelenggarakan acara yang melibatkan komunitas setempat. Baginya, pendekatan yang menggabungkan pelibatan sosial dan kualitas layanan menjadi formula penting agar bisnis dapat bertahan dan berkembang di tengah persaingan.
Implikasi bagi ekonomi kelas menengah
Pertumbuhan sektor layanan personal care berimplikasi pada terbukanya alternatif usaha yang sesuai dengan konsumsi kelas menengah kota. Dengan meningkatnya permintaan layanan kecantikan dan kebugaran, pelaku usaha dapat menyesuaikan model bisnis untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang memiliki daya beli stabil.
Bamsoet menilai bahwa dorongan terhadap usaha-usaha seperti salon dan spa dapat memperkuat aktivitas ekonomi di tingkat lokal, sekaligus memberikan ruang bagi permodalan dan pengembangan sumber daya manusia di sektor jasa. Ia mendorong agar pelaku usaha memanfaatkan fasilitas pembinaan dan jejaring kelembagaan untuk memperkuat kapasitas usaha mereka.
Harapan dan langkah ke depan
Menutup kunjungannya, Bamsoet berharap agar usaha-usaha di bidang kecantikan dan kebugaran terus berinovasi sekaligus memegang standar profesionalitas dalam layanan. Ia mengingatkan pentingnya pelatihan tenaga kerja, penerapan standar higienis, dan pemanfaatan teknologi yang relevan untuk meningkatkan daya saing.
Sang Dewi Salon & Spa yang merayakan selamatan dan soft opening diharapkan menjadi salah satu contoh bagaimana usaha kecil menengah di sektor jasa dapat tumbuh dengan melibatkan masyarakat dan berfokus pada kualitas layanan. Bagi Bamsoet, dukungan kelembagaan dan kebijakan yang kondusif akan memperkuat peran sektor ini sebagai pendorong ekonomi dan pencipta lapangan kerja di tingkat lokal.
