Program Delhi Lakshmi Yojana mencatat lebih dari 4,25 lakh pendaftaran hingga pukul 16.00 pada hari ini. Data resmi menunjukkan 4,25,631 perempuan telah mendaftar di portal resmi, sementara 1,49,941 di antaranya sudah menyelesaikan pengajuan formulir.

Pendaftaran masif tersebut mendapat perhatian langsung dari Kepala Menteri Rekha Gupta yang mengunjungi kamp pendaftaran di kawasan Shalimar Bagh. Di lokasi itu ia berinteraksi dengan pendaftar, membantu pengisian formulir, serta menandatangani sejumlah aplikasi.
Delhi Lakshmi Yojana dalam Sorotan Publik
Pada pukul 16.00 tercatat 4,25,631 pendaftar; angka ini naik signifikan dibanding data sebelumnya pada malam hari sebelumnya ketika sampai pukul 20.00 tercatat sekitar 3,78 lakh pendaftar dan 1,16 lakh pengajuan akhir. Saat portal pendaftaran pertama kali aktif pada 1 Agustus, lebih dari 33.730 pendaftaran dilakukan dalam 12 jam pertama.
Kenaikan jumlah pendaftar dalam kurun waktu singkat menunjukkan antusiasme besar dari perempuan kota terhadap skema yang baru diluncurkan tersebut. Pemerintah menempatkan portal pendaftaran sebagai kanal utama, namun juga menyiapkan kamp pendaftaran lapangan untuk membantu mereka yang mengalami kesulitan akses digital.
Kunjungan Rekha Gupta ke Shalimar Bagh
Dalam pertemuan dengan para penerima manfaat di Shalimar Bagh, Kepala Menteri menyampaikan dukungan langsung dan membantu proses administrasi. Ia menulis di akun X bahwa pertemuan berlangsung hangat dan ia berbincang serta membantu mengisi dan menandatangani aplikasi para pendaftar.
Menurut pernyataannya, semangat dan kepercayaan masyarakat menjadi inspirasi bagi pemerintah untuk menunaikan janji program ini dengan penuh dedikasi. Sikap ini ditekankan sebagai bukti keterlibatan langsung pimpinan dalam memastikan kelancaran pelaksanaan skema.
Rincian manfaat dan dua opsi keuangan
Delhi Lakshmi Yojana memberikan bantuan langsung sebesar Rs 2.500 setiap bulan kepada perempuan yang memenuhi syarat. Skema ini dirancang tidak hanya sebagai bantuan tunai, tetapi juga untuk mendorong inklusi keuangan digital, kebiasaan menabung, dan keamanan finansial jangka panjang.
Penerima dapat memilih antara dua opsi: opsi pertama menyalurkan Rs 1.000 setiap bulan ke dalam dompet Central Bank Digital Currency (CBDC) untuk kebutuhan sehari-hari, sementara sisa Rs 1.500 ditempatkan dalam rekening penyimpanan berjangka seperti RD/FD. Opsi kedua menawarkan penempatan penuh Rs 2.500 setiap bulan ke RD/FD agar penerima dapat mengumpulkan tabungan lebih besar beserta bunga.
Pembatasan penggunaan CBDC dan durasi implementasi
Untuk menjaga tujuan bantuan sosial, program menerapkan daftar negatif digital pada dompet CBDC. Ketentuan ini melarang penggunaan dana yang dikreditkan ke dompet untuk membeli alkohol, tembakau, obat-obatan terlarang, tiket lotere, taruhan, atau barang/jasa lain yang dilarang oleh pemerintah. Langkah ini dimaksudkan agar bantuan benar-benar digunakan untuk kebutuhan rumah tangga yang esensial.
Skema ini awalnya direncanakan untuk berjalan selama tiga tahun dan diperkirakan akan menjangkau sekitar 17 lakh perempuan. Pemerintah menyatakan skema disusun berbeda dari program bantuan tunai konvensional, dengan pilihan yang memberi dampak langsung sekaligus mendorong penumbuhan aset jangka panjang bagi penerima manfaat.
Akses pendaftaran dan ajakan untuk mendaftar
Portal pendaftaran resmi telah dibuka sejak 1 Agustus dan menjadi saluran utama untuk mendaftar. Kepala Menteri mengimbau perempuan yang belum sempat mendaftar agar mengakses situs pendaftaran resmi atau mengunjungi kamp pendaftaran terdekat bila mengalami kendala teknis.
Keterlibatan petugas di lapangan dan kamp pendaftaran ditujukan untuk memastikan tidak ada hambatan administratif bagi calon penerima manfaat, terutama bagi mereka yang kurang familiar dengan proses digital. Pemerintah menekankan bahwa mekanisme bantuan ini dirancang untuk meningkatkan martabat, kesejahteraan, dan pemberdayaan ekonomi perempuan.
