Gaurav Gupta membuka wawancara dengan menegaskan bahwa proses kreatifnya sering dimulai dari ketenangan yang ia cari sebelum pertunjukan couture. Bagi Gupta, keadaan batin yang tenang memberi ruang bagi ide-ide konseptual seperti koleksi terbarunya, “Light Song”, yang mengeksplorasi energi matahari dan bulan sebagai inti estetika dan filosofi merek.

Desainer itu menyoroti bahwa koleksi ini berakar pada pilar-pilar merek yang lebih besar: bukan sekadar busana, melainkan narasi yang menggabungkan fantasi, mitologi, dan energi alam. Dalam pendekatannya, pertunjukan couture menjadi ritual kreatif di mana penenunan konsep dan teknik saling bertautan untuk menghadirkan karya yang memiliki resonansi simbolis.
Gaurav Gupta dan penciptaan suasana sebelum pertunjukan
Gupta menggambarkan suasana sebelum catwalk sebagai momen yang harus dijaga ketenangannya. Ia menyebut dirinya memasuki keadaan yang mendekati zen untuk memastikan bahwa setiap aspek presentasi—dari siluet hingga tekstur—menyampaikan maksud yang sama. Menurutnya, persiapan mental ini sama pentingnya dengan persiapan teknis dalam produksi pakaian couture.
Ketenangan itu juga memungkinkan timnya untuk mempertahankan fokus pada detail teknis sekaligus menjaga konsistensi narasi artistik. Bagi Gupta, tata kelola emosi dan ritual persiapan bukanlah sekadar taktik kerja, melainkan bagian dari bahasa desain yang membentuk identitas koleksi.
Konsep ‘Light Song’: energi matahari dan bulan
Koleksi “Light Song” menjadi wadah eksplorasi energi solar dan lunar, dua kutub yang menurut Gupta saling melengkapi dalam penyusunan estetika. Ia menekankan bahwa tema tersebut tidak hanya berkutat pada simbol visual, melainkan juga pada cara pengerjaan, penggunaan material, dan siluet yang mencoba menyeimbangkan kekuatan dan kelembutan.
Pendekatan semacam ini, kata Gupta, menunjukkan bagaimana mode dapat meminjam bahasa alam dan mitologi untuk menciptakan karya yang lebih luas maknanya. Koleksi tersebut dirancang untuk berbicara pada audiens internasional sekaligus menjaga akar budaya yang menjadi sumber inspirasi.
Kolaborasi selebriti bukan sekadar status
Ketika ditanya soal merancang untuk sosok publik seperti Zendaya, Gupta menegaskan bahwa proses itu adalah kolaborasi kreatif, bukan sekadar simbol status. Ia melihat dressing selebriti sebagai perpanjangan visi artistik yang harus dibangun bersama, bukan hanya sebagai ajang pamer merek.
Dalam pandangan Gupta, hubungan antara desainer dan pemakai selebritas harus berlandaskan saling memahami tujuan estetika dan cerita yang ingin disampaikan. Pendekatan kolaboratif ini memungkinkan pakaian tampil otentik dan relevan dalam konteks yang lebih luas, baik di panggung internasional maupun media.
Paralel dengan Rahul Mishra dan gambaran industri
Gupta mengakui adanya titik temu pemikiran dengan rekan-desainer seperti Rahul Mishra, khususnya dalam hal menjaga identitas desain India sambil memasuki arena global. Ia melihat kerja kolegial itu sebagai bagian dari perkembangan industri mode India yang semakin matang dan berani memformulasikan bahasa visualnya sendiri.
Menurut Gupta, persamaan ini bukan soal meniru, melainkan tentang komitmen bersama untuk membangun citra India dalam peta mode internasional—sebuah usaha yang melibatkan eksplorasi teknik tradisional, inovasi material, dan narasi yang kuat.
Visi jangka panjang: merek India yang percaya diri di panggung global
Lebih jauh, Gupta menyampaikan bahwa “the bigger picture is creating a confident Indian global brand”—sebuah pernyataan yang menegaskan ambisinya melampaui koleksi musiman. Ia merencanakan langkah strategis termasuk membuka atelier internasional dan toko konsep (flagship) untuk meletakkan merek India dalam posisi yang lebih menonjol di pasar global.
Langkah-langkah ini, menurutnya, dimaksudkan untuk membangun infrastruktur dan kehadiran fisik yang mendukung ekspansi kreatif dan komersial. Bagi Gupta, keberhasilan sebuah merek global berasal dari kombinasi kualitas produk, narasi yang kuat, dan kemampuan untuk menjalin hubungan yang autentik dengan berbagai audiens.
Sepanjang pembicaraan, Gupta konsisten menekankan bahwa fashion bagi dirinya adalah sesuatu yang lebih besar daripada pakaian semata. Mode adalah medium untuk menyampaikan fantasi, mitologi, dan energi yang melekat pada budaya—sebuah bahasa universal yang ketika dipresentasikan dengan ketulusan dapat memperkuat posisi kreator dan identitas kebudayaan di panggung dunia.
Baca juga berita lainnya:
