Amitabh Bachchan kerap menjadi pusat perhatian bukan hanya karena perannya sebagai pembawa acara tetapi juga lewat penampilannya yang konsisten menarik perhatian di Kaun Banega Crorepati. Gaya Amitabh Bachchan pada panggung KBC menunjukkan bahwa selera berbusana dapat beragam, mencakup tradisi maupun tren modern, tanpa kehilangan identitas personal sang megastar.

Selama lebih dari dua dekade menjadi wajah acara tersebut, ia menghadirkan beragam tampilan yang kemudian menjadi perbincangan—dari jas tiga potong yang klasik hingga pilihan pakaian tradisional dan busana kasual yang viral di media sosial. Setiap busana terasa seperti pernyataan: gaya tak mengenal usia, hanya dipadu dengan penuh percaya diri.
Gaya Amitabh Bachchan: Jas tiga potong dengan sentuhan modern
Untuk menyeimbangkan motif yang berani, Amitabh memadukannya dengan kemeja putih rapi, dasi dan sapu tangan saku yang serasi, serta sepasang sepatu kasual berwarna hijau pastel. Kombinasi ini menunjukkan kemampuannya memainkan elemen formal dan santai tanpa kehilangan nuansa elegan.
Bandhgala dan Jodhpuri: Sentuhan warisan dan struktur
Di sela referensi gaya Barat, Amitabh sering memilih busana berkaitan dengan warisan busana India seperti bandhgalas dan setelan Jodhpuri. Potongan yang rapi, kerah tinggi, dan kancing metalik custom menjadi ciri khas penampilan ini, memberi kesan megah namun terkontrol.
Pernah terlihat ia mengenakan bandhgalas bermotif bunga berwarna pastel dengan kancing yang dihias detail dan sapu tangan saku berwarna pink mencolok. Ia melengkapinya dengan kurta putih tradisional dan celana jodhpuri yang senada, serta janggut bergaya Prancis yang menjadi titik penguat penampilannya.
Busana tradisional: Veshti dan penghormatan pada keragaman budaya
Pada episode spesial perayaan budaya, Amitabh beberapa kali menanggalkan setelan Barat demi busana tradisional yang mencerminkan ragam warisan daerah di India. Salah satu tampilan favorit penonton adalah saat ia mengenakan veshti putih, dipadukan dengan kurta sutra putih dan angavastram berpinggiran emas yang disampirkan anggun di bahu.
Penampilan seperti ini menegaskan peran Amitabh bukan hanya sebagai entertainer tetapi juga sebagai figur yang menghormati dan menampilkan kekayaan budaya di panggung nasional yang sangat terlihat oleh jutaan pemirsa.
Segmen anak-anak: Bomber jacket yang ceria
Pada episode khusus KBC Juniors, Amitabh sengaja mengubah citra formalnya menjadi lebih ringan dan bersahabat. Untuk membuat suasana lebih cocok bagi peserta muda, tim penata gayanya mengganti jas rapi dengan streetwear yang energik seperti bomber jacket bermotif warna-warni.
Pilihan ini bukan sekadar trend; ia merupakan strategi untuk menempatkan diri lebih dekat dengan anak-anak di studio dan di layar—mencairkan atmosfer tanpa meninggalkan karisma yang selama ini melekat pada dirinya.
Pivot ke streetwear: Hoodie putih dan harem pyjamas
Salah satu momen paling viral adalah ketika Amitabh tampil sangat kasual dengan hoodie putih dipadu celana bergaya dhoti atau harem yang longgar dengan motif grafis dan tali serut yang menonjol. Ia menambahkan scarf leher berwarna kontras sebagai aksen.
Tampilan ini mengejutkan banyak penonton karena berbeda jauh dari citra formalnya, namun justru berhasil menarik perhatian netizen dan media karena keberanian memadukan estetika kontemporer dengan elemen tradisional yang tidak biasa.
Penampilan-penampilan Amitabh di KBC memperlihatkan kemampuan adaptasi gaya yang jarang ditemui. Ia tidak sekadar mengikuti tren; ia bereksperimen dengan pola, warna, dan siluet sambil tetap mempertahankan identitasnya. Dari jas tiga potong yang dimodernkan, bandhgalas yang anggun, veshti yang khidmat, hingga pilihan streetwear yang mengejutkan, setiap tampilan bercerita tentang pilihan estetika yang disengaja.
Musim baru Kaun Banega Crorepati, yang dijadwalkan mulai tanggal 10 Agustus 2026, kembali memberi panggung bagi transformasi gaya tersebut. Penonton dapat menantikan kombinasi busana yang mempertahankan warisan sambil mengadopsi elemen kontemporer—sebuah cerminan bahwa gaya tetap relevan ketika dipakai dengan keyakinan dan konteks yang tepat.
