Isaac Mizrahi: Di Panggung, Gaya, dan Warisan Unzipped

isaac mizrahi - ilustrasi berita Isaac Mizrahi: Di Panggung, Gaya, dan Warisan Unzipped

Isaac Mizrahi kembali ke panggung dan ke studionya, menggabungkan kecintaan pada mode dengan hasrat untuk pertunjukan. Di tengah persiapan kabaret terbarunya, ia berbicara tentang masa lalu, karya yang menyertai namanya sepanjang 90-an, dan bagaimana ia melihat warisan film serta buku-buku yang membentuk estetika itu.

isaac mizrahi - ilustrasi berita Isaac Mizrahi: Di Panggung, Gaya, dan Warisan Unzipped

Di sebuah sudut studio di Greenwich Village yang dipenuhi sketsa, kain, papan pengumuman, dan tumpukan buku, Mizrahi menyorot benda-benda kecil yang membuka jendela ke hubungan panjangnya dengan budaya pop: boneka Snoopy dan Belle berpakaian tutu. Ia mengakui kemungkinan besar dirinya yang mendesainnya, dan mengingat kontribusinya pada pameran tahun 2014 di sebuah museum New York.

Isaac Mizrahi di studio dan koleksi pribadinya

Studio Mizrahi terasa seperti arsip hidup. Di antara memorabilIa dan teka-teki Golden Girls, ia menunjuk dua boneka yang mengenakan rompi bordir dan tutu: Snoopy dan saudara perempuannya, Belle. “I think I designed those,” katanya, mengakui karya yang dibuat untuk pameran tahun 2014. Pernyataan itu menegaskan betapa desainnya sering bersinggungan dengan ikon budaya pop — sebuah hubungan yang sudah ia rajut sejak kecil di Brooklyn.

Di rumahnya juga ada papan catatan penuh sketsa, kain-kain yang berserak, dan tumpukan buku yang mencerminkan rentang minatnya. Kehadiran benda-benda ini bukan sekadar hias; bagi Mizrahi, mereka adalah bahan bakar kreatif yang membentuk dialog antara mode, seni, dan hiburan. Ia berbicara tentang hubungan simbiotik itu seakan-akan setiap objek punya cerita yang saling mengikat.

Kabaret Hooray! dan residensi panggung

Saat wawancara, Mizrahi sedang menyiapkan daftar lagu untuk Hooray!, kabaret terbarunya yang akan dipentaskan selama empat malam di 54 Below bulan ini. Judulnya mencerminkan suasana optimis yang selalu ia pelihara: “I say it all the time,” ujarnya mengenai judul yang ceria itu, disertai senyum khasnya. Meski berkecimpung di dunia mode, Mizrahi telah lama memupuk identitas sebagai penghibur panggung.

Ia menjalani residensi reguler di New York—musim dingin di sebuah hotel terkenal dan musim panas di 54 Below—sebagai bagian dari ritme tahunan yang mempertemukannya dengan penonton yang berbeda. Namun ia juga mengakui ketidaksukaannya pada puncak musim panas. Tentang Juli, ia berujar bahwa bulan itu adalah “just the nadir of the world,” sebuah ungkapan yang menunjukkan selera humor sekaligus kejujuran terhadap ritme musiman kota.

Warisan Unzipped dan pandangan tentang mode

Nama Mizrahi tak lepas dari era keemasan mode 90-an dan film dokumenter yang merekam masa tersebut. Ia kerap merenungkan pengaruh karya-karyanya terhadap persepsi mode yang lebih luas. Dari judul-judul yang melekat pada kariernya sampai cara ia bercakap-cakap dengan para pemeran dan penonton, Mizrahi menunjukkan bahwa ia masih peduli akan jejak yang ditinggalkannya.

Dalam perbincangan singkat muncul pernyataan tajam yang pernah dikaitkan dengannya: “Fashion has no real spine any more.” Kalimat ini menunjuk pada pandangannya tentang kondisi industri saat ini—sebuah pengamatan yang menggugah perdebatan tentang arah estetika dan kekuatan naratif dalam mode modern. Mizrahi, yang di masa lalu dikenal sebagai teman dekat para supermodel, tampak mempertanyakan apakah mode saat ini masih memiliki pusat yang tegas seperti sebelumnya.

Keterkaitan dengan budaya pop dan improvisasi liris

Mizrahi juga menyinggung kebiasaan mengubah lirik klasik sebagai bagian dari acaranya. Ia memperbarui bait lagu Cole Porter “You’re the Top” setiap tahun, memasukkan rujukan-rujukan kontemporer seperti kerumunan dari turnamen sepak bola dunia yang sempat mengisi kota. Saat ditanya, ia sempat tak langsung mengingat satu rima lama—membuktikan bahwa improvisasi dan permainan kata tetap menjadi bagian penting dari pertunjukannya.

Sikap Mizrahi terhadap budaya populer bukan sekadar nostalgia; ia mengolahnya menjadi materi panggung, bahan diskusi, dan sumber inspirasinya. Boneka-boneka yang ia desain, pameran yang menampilkan karyanya, serta pertunjukan kabaretnya menunjukkan satu benang merah: cara mode dan hiburan saling memengaruhi dan terus memperkaya satu sama lain.

Di sela persiapan, Mizrahi tampak nyaman membiarkan objek-objek di sekelilingnya berbicara. Dari tutup kancing sampai puzzle televisi, setiap benda mengingatkannya pada perjalanan kreatif yang panjang. Sementara Hooray! akan segera mengisi jadwal panggungnya, studio itu tetap menjadi tempat di mana gagasan baru lahir — tempat di mana mode, memori, dan pertunjukan terus bertemu.